Alkhamdulillahi
nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an
fusina wamin sayi ati a’malina may yahdi
lahu fala mu di lallah wama yudil faula hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah
wahdahulasyarikalah Wa as hadu anna
muhammadan Abduhu wa rosuluh
Mertua banyak
ikut campur , Kita sebenarnya tahu siapa sebenarnya mertua ? Mertua adalah
orangtua dari pasangan kita . Rosul
berkata : Dia harus kita hormati , karena dia juga orang tua . Namun
kenyataan di masyarakat adalah banyak mertua yang selalu ikut campur . Mungkin
niatnya baik , mungkin tujuannya baik . Namun caranya kurang baik maka
menantunya kurang menerima . Ada mertua yang selalu ikut campur . Bila
mendengar anaknya bicara dia selalu ikut ikutan bicara . Dia selalu ikut campur
urusan anak . Padahal yang mengobrol adalah anak dia dengan istrinya . Kita
bila menjadi mertua jangan begitu. Berikanlah kesempatan kepada anank-anak kita
agar mereka menyelesaikan permasalahan mereka . Karena apa ? karena , walaupun
tujuannya baik banyak yang berakibat buruk . bahkan bisa terpecah hubungan anak
kita dengan pasangannya . Gara-gara orang tua yang selalu ikut campur . Ada
orang tua yang selalu ikut urusan anak dengan pasangannya . Tapi kadang-kadang
yang mertua secara hukum alam dia biasanya akan membela anak kandungnya .
Karena mertua membela anak kandungnya , tentu menantu akan merasa terdesak .
Ada juga kadang-kadang mertua yang memberikan saran kepada anak kandungnya .
Ada juga yang memberikan masukan kepada anaknya dengan cara yanmg salah .Egonya
kadang timbul . Jangan kitamenjadi seperti itu . Ada jugamertua yang tidak suka
kepada menantunya . Di hasut anaknya agar menceraikan pasangannya . Apa saja
yang di lakukan kalau dengan cara seperti ini akan membuat rumah tangga anak
kita dengan pasangannya akan semakin memburuk .Bisa saja gara-gara kita sebagai
selalu ikut campur urusan rumah tangga anak kita , itu bisa membuat pecah rumah
tangganya . Rosulullah bersabda : “ Tidak boleh kita memisahkan apa yang telah
Allah persatukan , artinya apabila anak kita dan pasangannya sudah menikah ,
dan sudah menyatu berumah tangga dengan izin Allah , jangan sampai kita memecah
belah . Sekarang Bagaimanakah caranya agar mertua tidakikut campur ? Caranya adalah
:
1)Apabila anda
sudah menikah , usahakanlah untuk tinggal dengan pasangan saja , jangan tinggal
bersama mertua . Apabila anda tinggal bersama mertua biasanya akan mudah ribut
. Maka saya menyarankan kepada anda , agar mertua anda tidak ikut campur . Usahakan
supaya anda hidup berdua , jangan tinggal serumah dengan mertua , walaupun
menyewa rumah . Saya menjamin anda akan lebih bahagia daripada anda tinggal
bersama mertua .
2) Usahakanlah ,
Apabila ada masalah dalam keluarga anda jangan mengadu kepada orang tua . Ini
bdia yang salah . Kadang-kadang istri mengadu kepada ibunya , kadang-kadang
suami mengadu kepada ibunya . Itu akan menyebabkan ibunya ikut campur . Jadi
jika kita mempuyai masalah dalam hidup rasakan sendiri .walaupun rasanya pahit
ataupun manis , jangan sampai terdengar oleh orang tua . Selesaikanlah urusan
kalian berdua . Tidak sedikit di masyarakat kita . Ketika anaknya bertengkar
dengan suaminya , anak yang mengadu kepada orangt tuanya biasanya berakhir
anaknya akan terpisah . Ketika suami mengajak untuk rujuk , biasanya ibunya
akan melarangnya . Mengapa bisa begitu ? karena salah anaknya. Berbicara
tentang kejelekan pasangannya . Seharusnya apabila anda sudah berumah tangga ,
resiko pun anda yang harus menanggungnya . Ketika anda menikah , anda harus
menyadari bahwa pasangan anda adalah manusia biasa . Bahwa manusia adalah
tempatnya salah dan tempatnya lupa . Manusia itu tidak ada yang sempurna .
Allah telah berfirman “ Hunna libasulakum wa antum li bassulahunna , istri
adalah pakaian untuk suami , dan suami adalah pakaian untuk istri . Saling
melengkapi . Saing menutupi kekurangan . saling memakai , Itulah pasangan suami
istri . Jangan selalu mengadu kepada orang tua . Kadang-kadang tinggal bersama
orang tua , ketika bertengkar mengadu kepada orang tua,Kadang-kadang pulang
kerumah orang tuanya . Ini sering
terjadi . Otomatis orang tua akan bertanya , kenapa kamu pulang ? Kemudian dia
bercerita tentang kejelekan suaminya , kemudian dia bercerita kejelekan
mertuanya . iyu akan menyebabkan orang tua kita menjadi sakit hati . Anak
kesayangan kenapa di perlakukan seperti itu . Jadijangan bercerita kepada oran
tua tentang masalah di dalam rumah tangga . Berceritalah anda kepada orang tua
anda sesuatu yang menyenangkan . Sesuatu yang membahagiakan , Simpan saja yang
pahit . Karena kita sebagai orang tua tidak mengharapkan anak kita merasakan
pedihnya hidup . Terus apa lagi yang harus anda lakukan ?
3) Hindari masalah yang buruk ,Jika anda berumah tangga , Jika sudah
terlihat sesuatu hal yang akan mengarah
kepada keburukan maka hindarilah ha tersebut . Jangan anda terus melakukan hal
tersebut . Nanti kita akan semakin terjun kedalam hal yamng buruk tadi . Maka
akan keluar kalimat-kalimat yang tidak pantas , dari pasangan kita . Apabila
kita melakukan hal yang buruk . Ego yang terlalu besar jangan di ikuti . Bisa
jadi anda ketika belum menikah , semua hal milik anda , tetapi ketika anda
menikah , suatu hal tersebut adalah milik bersama pasangan . Allah telah
berfirman dalam Surat Annisa ayat 1 yang
menyatakan “ bahwa berpasangan , yang di sebut berpasangan itu
adalah saling menyayangi , saling mencintai , saling menghormati , saring
bermusyawarah , saling memperhatikan , dan saling memaaafkan . Jadi hindarilah
, Berhati-hatilah ! jangan sampai ada
suatu perbuatan yang buruk yang terlihat oleh orang tua , simpanlah pada diri
anda sendiri . Sungguh alamat tidak baik , jika Istri membuka aib suami , dan
suami membuka aib istri . Jika memang mertua selalu ikut campur , jangan
fikirkan perilaku mertua tersebut . Yang penting anda merasa senang dengan
suami anda . Yang penting anda senang dengan istri anda . Apabila mertua
berbicara buruk , janganlah dengarkan ! Jangan berharap bahwa mertua akan
beadaptasi kepada anda ! Tetapi kita adalah pendatang baru , jadi yang wajib
beradaptasi adalah anda . Sebelum anda menikah dengan pasangan anda ,
siapkanlah mental ! Karena anda akan
beradptasi dengan keluarga pasangan anda . Jika cara ini anda lakukan , insya
Allah keributan dalam rumah tangga akan semakinberkurang dan menipis .. aamiin
.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar