Sabtu, 18 Agustus 2018

MERTUA BANYAK IKUT CAMPUR




Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alkhamdulillahi nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an fusina  wamin sayi ati a’malina may yahdi lahu fala mu di lallah wama yudil faula hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah wahdahulasyarikalah  Wa as hadu anna muhammadan Abduhu wa rosuluh


Mertua banyak ikut campur , Kita sebenarnya tahu siapa sebenarnya mertua ? Mertua adalah orangtua dari pasangan kita . Rosul  berkata : Dia harus kita hormati , karena dia juga orang tua . Namun kenyataan di masyarakat adalah banyak mertua yang selalu ikut campur . Mungkin niatnya baik , mungkin tujuannya baik . Namun caranya kurang baik maka menantunya kurang menerima . Ada mertua yang selalu ikut campur . Bila mendengar anaknya bicara dia selalu ikut ikutan bicara . Dia selalu ikut campur urusan anak . Padahal yang mengobrol adalah anak dia dengan istrinya . Kita bila menjadi mertua jangan begitu. Berikanlah kesempatan kepada anank-anak kita agar mereka menyelesaikan permasalahan mereka . Karena apa ? karena , walaupun tujuannya baik banyak yang berakibat buruk . bahkan bisa terpecah hubungan anak kita dengan pasangannya . Gara-gara orang tua yang selalu ikut campur . Ada orang tua yang selalu ikut urusan anak dengan pasangannya . Tapi kadang-kadang yang mertua secara hukum alam dia biasanya akan membela anak kandungnya . Karena mertua membela anak kandungnya , tentu menantu akan merasa terdesak . Ada juga kadang-kadang mertua yang memberikan saran kepada anak kandungnya . Ada juga yang memberikan masukan kepada anaknya dengan cara yanmg salah .Egonya kadang timbul . Jangan kitamenjadi seperti itu . Ada jugamertua yang tidak suka kepada menantunya . Di hasut anaknya agar menceraikan pasangannya . Apa saja yang di lakukan kalau dengan cara seperti ini akan membuat rumah tangga anak kita dengan pasangannya akan semakin memburuk .Bisa saja gara-gara kita sebagai selalu ikut campur urusan rumah tangga anak kita , itu bisa membuat pecah rumah tangganya . Rosulullah bersabda : “ Tidak boleh kita memisahkan apa yang telah Allah persatukan , artinya apabila anak kita dan pasangannya sudah menikah , dan sudah menyatu berumah tangga dengan izin Allah , jangan sampai kita memecah belah . Sekarang Bagaimanakah caranya agar mertua tidakikut campur ? Caranya adalah :
1)Apabila anda sudah menikah , usahakanlah untuk tinggal dengan pasangan saja , jangan tinggal bersama mertua . Apabila anda tinggal bersama mertua biasanya akan mudah ribut . Maka saya menyarankan kepada anda , agar mertua anda tidak ikut campur . Usahakan supaya anda hidup berdua , jangan tinggal serumah dengan mertua , walaupun menyewa rumah . Saya menjamin anda akan lebih bahagia daripada anda tinggal bersama mertua .
2) Usahakanlah , Apabila ada masalah dalam keluarga anda jangan mengadu kepada orang tua . Ini bdia yang salah . Kadang-kadang istri mengadu kepada ibunya , kadang-kadang suami mengadu kepada ibunya . Itu akan menyebabkan ibunya ikut campur . Jadi jika kita mempuyai masalah dalam hidup rasakan sendiri .walaupun rasanya pahit ataupun manis , jangan sampai terdengar oleh orang tua . Selesaikanlah urusan kalian berdua . Tidak sedikit di masyarakat kita . Ketika anaknya bertengkar dengan suaminya , anak yang mengadu kepada orangt tuanya biasanya berakhir anaknya akan terpisah . Ketika suami mengajak untuk rujuk , biasanya ibunya akan melarangnya . Mengapa bisa begitu ? karena salah anaknya. Berbicara tentang kejelekan pasangannya . Seharusnya apabila anda sudah berumah tangga , resiko pun anda yang harus menanggungnya . Ketika anda menikah , anda harus menyadari bahwa pasangan anda adalah manusia biasa . Bahwa manusia adalah tempatnya salah dan tempatnya lupa . Manusia itu tidak ada yang sempurna . Allah telah berfirman “ Hunna libasulakum wa antum li bassulahunna , istri adalah pakaian untuk suami , dan suami adalah pakaian untuk istri . Saling melengkapi . Saing menutupi kekurangan . saling memakai , Itulah pasangan suami istri . Jangan selalu mengadu kepada orang tua . Kadang-kadang tinggal bersama orang tua , ketika bertengkar mengadu kepada orang tua,Kadang-kadang pulang kerumah orang tuanya  . Ini sering terjadi . Otomatis orang tua akan bertanya , kenapa kamu pulang ? Kemudian dia bercerita tentang kejelekan suaminya , kemudian dia bercerita kejelekan mertuanya . iyu akan menyebabkan orang tua kita menjadi sakit hati . Anak kesayangan kenapa di perlakukan seperti itu . Jadijangan bercerita kepada oran tua tentang masalah di dalam rumah tangga . Berceritalah anda kepada orang tua anda sesuatu yang menyenangkan . Sesuatu yang membahagiakan , Simpan saja yang pahit . Karena kita sebagai orang tua tidak mengharapkan anak kita merasakan pedihnya hidup . Terus apa lagi yang harus anda lakukan ?
3) Hindari masalah yang buruk ,Jika anda berumah tangga , Jika sudah terlihat sesuatu hal yang  akan mengarah kepada keburukan maka hindarilah ha tersebut . Jangan anda terus melakukan hal tersebut . Nanti kita akan semakin terjun kedalam hal yamng buruk tadi . Maka akan keluar kalimat-kalimat yang tidak pantas , dari pasangan kita . Apabila kita melakukan hal yang buruk . Ego yang terlalu besar jangan di ikuti . Bisa jadi anda ketika belum menikah , semua hal milik anda , tetapi ketika anda menikah , suatu hal tersebut adalah milik bersama pasangan . Allah telah berfirman dalam  Surat Annisa ayat 1 yang menyatakan “  bahwa  berpasangan , yang di sebut berpasangan itu adalah saling menyayangi , saling mencintai , saling menghormati , saring bermusyawarah , saling memperhatikan , dan saling memaaafkan . Jadi hindarilah , Berhati-hatilah !  jangan sampai ada suatu perbuatan yang buruk yang terlihat oleh orang tua , simpanlah pada diri anda sendiri . Sungguh alamat tidak baik , jika Istri membuka aib suami , dan suami membuka aib istri . Jika memang mertua selalu ikut campur , jangan fikirkan perilaku mertua tersebut . Yang penting anda merasa senang dengan suami anda . Yang penting anda senang dengan istri anda . Apabila mertua berbicara buruk , janganlah dengarkan ! Jangan berharap bahwa mertua akan beadaptasi kepada anda ! Tetapi kita adalah pendatang baru , jadi yang wajib beradaptasi adalah anda . Sebelum anda menikah dengan pasangan anda , siapkanlah mental  ! Karena anda akan beradptasi dengan keluarga pasangan anda . Jika cara ini anda lakukan , insya Allah keributan dalam rumah tangga akan semakinberkurang dan menipis .. aamiin .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar