Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Alkhamdulillahi
nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an
fusina wamin sayi ati a’malina may yahdi
lahu fala mu di lallah wama yudil fala hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah
wahdahulasyarikalah Wa as hadu anna
muhammadan Abduhu wa rosuluh
Batas kesabaran
seorang istri , manusia itu ,laki- laki ataupun perempuan pasti pernah
mendapatkan ujian . Siapa di antara kalian selama hidup yang tidak pernah
mendapatkan ujian ? semua orang pasti mendapatkan ujian . tetapi beda – beda .
Silahkan anda baca Al Quran surat Al Baqoroh ayat 155 – 156 .Ayat 155 yang
berbunyi : Wa lanabluwannakum bisyai’im minal- khoufi wal- juu’iwa naqshim
minal-amwaaliwal-anfusi was-sasamaroot , wabasysyirish-shobiriin , artinya ;
Dan kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan , kelaparan ,
kekurangan harta , jiwa dan buah-buahan . Dan sampaikanlah kabar gembira kepada
orang-orang yang sabar . dan ayat 156 yang berbunyi : Alladiina idaaa ashoobat
– hum mushiibah , qooluu innaa lillaahi wainnaa ilaihi roojiuun , yang artinya
: yaitu orang yang apabila ditimpa musibah , mereka berkata “ inna lillahi wa
inna ilaihi raji’un ( sesungguhnya kami milik Allahdan kepada-Nya lah kami
kembali ) . Semua orang pasti punya masalah , dan semua orang pasti punya ujian
. Ada yang suaminya baik tapi istrinya kurang baik .Ada yang istrinya baik tapi
suaminya kurang baik . Ada yang suami baik , istrinya juga baik tetapi anaknya
suka melawan orang tua . Ada suami baik ,istri baik ,anak juga baik tetapi
kekek kurang baik . Ada yang semua anggota keluarganya baik tetapi mertua yang
tidak baik . Ada yang mertua baik tetapi saudara ipar yang kurang baik.
Tetangga ataupun teman kerja pasti ada yang kurang baik . itu semua adalah musibah
. Kenapa musibah dikirim oleh Allah ? karena Allah ingin menguji kita , siapa
yang terbaik amalnya . Karena itu Allah memberikan ujian kepada kita dengan
melalui orang – orang yang paling dekat dengan kita . Bukan dari orang jauh .
Kalau dari orang yang jauh bagaimana Allah akan menguji kita . Suami di uji
dengan istri , orang jauh apa orang dekat ? dekat . Istri diuji dengan suami ,
di uji dengan anak . Semua yang bergesekan dengan kita adalah untuk menguji
kesabaran kita . Kita beriman atau tidak ? kita menjadi manusia yang sabar atau
tidak ? Orang yang sabar kalau dia di uji pasti kembali kepada Allah , Saya
berasal dari Allah dan di kembalikan kepada Allah . Yang namanya sabar adalah
seperti itu . Rosul bersabda “ sungguh ajaib orang- orang yang beriman ,
apabila mereka mendapatkan kebahagiaan, keuntungan atau kesenangan merekapun
bersyukur kepada Allah , karena syukur itu baik untuknya . Tapi kalau mereka
mendapatkan musibah maka mereka akan bersabar , karena sabar itu baik untuk
mereka . Begitulah kalau kita orang beriman , Masya Allah. Sabar itu tidak
boleh habis . Silahkan anda melihat Al Quran Surat Al Imran ayat 200 yang
berbunyi : yaa ayyuhalladina aamanushbiruu wa shobiruu wa ro bithuu ,
wattaqullaha la’allakum tuflihuun , artinya : wahai oraang-orang yang beriman !
bersabarlah kamu dan kuatkanah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siagalah (
diperbatasan negerimu ) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung .
Modalnya adalah beriman dan bertakwa . sabar tidaklah boleh habis . Janganlah terhadap
orang lain , kita kadang – kadang bersama anak sendiri saja di katakan sabarnya
habis . Awalnya sabar lama – lama sabarnya bisa habis , itu kata orang zaman
sekarang . tetapi di dalam ayat ini kalau orang sabarnya habis berarti orang
tersebut bukan orang yang beriman . Kalau orang yang beriman sampai kapanpun
sabar mereka tidak akan habis . Sabar itu di bagi menjadi empat , yaitu : tabah hati , menahan diri , menerima ,
memaksa dalam kewajiban . Kita harus lihat istri yang dirumah , dia harus tabah
hati . Suami saat belum menikah sangat terlihat manis . tampan dan bicaranya
bisa menyejukkan . Begitu menikah ternyata sangat jahat . seorang istri harus
bersabar . mengapa dulu seorang wanita itu mau di nikahi laki – laki itu .
Jangan menyesali keputusan yang telah kita ambil . Maka dari itu Islam
mengajarkan sebelum kita mengambi keputusan , kita harus sholat istikharah
dahulu dan berdoa kepada Allah . Kemudian apabila anda menjadi seorang istri
ataupun menjadi seorang suami , kita harus menahan diri dari perbuatan yang di
larang . Bencikepada suami jangan di marahi , suami adalah kepala keluarga .
Dibicarakan , dimusyawarahkan . Mana
yang anda suka dan mana yang anda tidak suka ? semua bisa di bicarakan dengan
baik – baik . Keinginan setiap manusia pasti berbeda –beda , pendapat setiap
manusia pasti berbeda – beda maka dari itu kita harus mengadakan musyawarah .
Apalagi antara suami dan istri yang mempunyai dua latar belakang yang berbeda .
Pendidikan yang berbeda , kebiasaan yang berbeda , budaya yang berbeda , ekonminya
juga berbeda , kemudian di satukan dengan ikatan pernikahan . Maka sabar yang
di butuhkan . istri harus sabar dengan suaminya . suami juga harus sabar dengan
istrinya . sabar terus .memang kita adalah manusia yang mempunyai sifat
berkeluh kesah .Al inshanu qu liko halu ‘an waida masau sharu jazu’an waida
mashaul qhiru manu’an illal musoin alladiina hum an shlatihim daimun , yang
artinya : Sesungguhnya manusia itu
sifatnya adalah berkeluh kesah apabila dia mempunyai kesedihan dia membicarakan
( berkeluh kesah ) kepada semua orang , tetapi kalau dia mendapatkan
kebahagiaan maka dia diam tidak pernah bicara kepada orang . Kecuali oreang yang sholat , orang yang
sholat daim , senang maupun sedih tidak pernah bicara kepada orang . ayo jangan
pernah kita membicarakan kesalahan suami ke banyak orang, simpanlah kesalahan
suami jangan sampai ada orang yang tahu . Sabar sampi mati di situ adalah
pahala milik kita . ketika di gesek oleh Allah dengan ujian melalui orang yang
terdekat , bisa dari suami anda . Istainu bissobri washolat , jadikanlah sabar
dan sholat sebagai penolong kamu . Fadkuruni adkur kum waskuruniwala takurun
,artinya : ingatlah kepadaKu maka Aku akan ingat kepadamu . Bersyukurlah dengan
nikmatku jangan kufur dengan nikmatku .
Belum punya laki-laki ingin menikah , ketika sudah menikah kemudian mengeluh terus . Kapan anda merasa syukur ?
berfikirlah .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar