Assalamualaikum
Warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah
irobbil alamin Wassholatu wassalamu ‘ ala , Asyrofil ambiyaa iwal mursalin ,
Sayyidina Wa maulana Muhammadin , Wa ‘alaa ‘alihi wa shohbihi ajmain. Ama ba’du
.
Cintailah ibumu ,
ibumu , ibumu
Ada seorang
sohabat Nabi bertanya kepada Nabi :’’ Ya Rosulallah siapa orang yang harus
paling di muliakan ? Rosul menjawab :’’ Ibumu ‘’, sohabat :” siapa lagi ? Rosulullah : “ ibumu
, sohabat :’’ siapa lagi ? Ibumu , Sohabat :” dan siapa lagi ? Rosul :” Ayahmu
. Rosulullah menyatakan dalam hadis ini adalah menghormati ibu jumlah nya 3
kali lipat dari pada menghormati ayah . Apa maksudnya ? Ada tiga pekerjaan yang
bisa ibu lakukan sementara ayah tidak bisa melakukannya . Apakah pekerjaan itu
? yaitu mengandung ,melahirkan dan menyusui namun jangan pernah mengira ayah
tidak boleh di hormati , karena yang namanya ayah juga orang tua kita yaitu dia
yang nyari uang , yang memberikan nafkah untuk kehidupan kita , pendidikan kita
. Allah berfirman :’’ fa wa shoinal inshana bi wadihi , yang artinya :
Akuperintahkan kepada segenap manusia agar mereka berbakti kepada kedua orang
tuanya . Itu artinya ayah dan ibu harus kita hormati . Kenapa yang namanya
seorang ibu pengorbanan nya yang hakiki ? Pribadi utusan ilahi ,wakil Allah
dimuka bumi , yang namanya ibu adalah pesona kehidupan . Masya allah ,dia rela
mengorbankan segalanya demi seorang anak yang tercinta . Ibu adalah lambang
cinta ilahi . Bayangkan cinta Allah
dengan rahman rahim nya kepada kita sebagai makhluknya Allah tidak pernah
terputus . Ibu juga seperti itu , oleh karena itu peribahasa mengatakan : kasih
sayang ibu sepanjang masa, sedangkan kasih sayang anak sepanjang galah . Masya
Allah , yang namanya ibu begitu sayang nya kepada anak anaknya , sampai mereka
tidak memakai gelang , dia rela tidak mempunyai perhiasan , yang terpenting
anaknya bisa sekolah tinggi atau sarjana . Seorang ibu rela tidak mempunyai
baju baru , rela kelaparan yang terpenting anaknya kenyang . Orang tua rela
mengorbankan segalanya . Oleh karena itu
seorang anak wajib berbakti kepada orang tua . Khususnya kepada ibu . Rosul
pernah bersabda :” Ridhollah fi ridowalidain , sukrullah fii sukril walidain .
Ridho Allah tergantung pada ridho orang tua
dan murka Allah tergantung murka orang tua . Namun tidak sedikit anak
menjadi seperti kacang lupa kulitnya . Dari sejak kecil di besarkan orangtua
setelah anak tersebut tumbuh besar dan menjadi sarjana , Dia pergi ke kampung
orang , Dia berusaha dan ternyata Allah memberikan keberkahan , hidupnya berhasil
, dia kaya raya , dia punya istri yang
cantik yang tinggal di kota , hidupnya mewah , hartanya berlimpah ,tetapi dia malu mengakui ibunya yang tua
renta, yang orang kampung . yaitu sejarah Malin kundang . Dia lebih cinta
kepada istri daripada kepada ibunya . Ketika ibunya merangkul diadatang dari
kapal laut . Ibunya berkata :” wahai anak ku tercinta “. Kemudian di dorong ibu
tadi oleh anaknya , dan anaknya berkata :” siapa engkau ? aku tidak kenal “. Begitulah sejarah tentang Malin Kundang .
Ibunya di dorong hingga jatuh . Dalam sejarah mengatakan ibunya terluka hatinya
dan dia berkata engkau aku sumpah untuk enjadi batu . Ini sejarah . Pada zaman
Rosul ada seorang laki laki yang bernama Alqomah, Dia lebih mencintai istrinya
daripada ibunya , sejarah menceritakan kepada kita ketika Alkomah sedang
mengalami sakarotul maut , dia tidak bisa mengucapkan dua kalimat sahadat .
Nudubillah mindalik. Kenapa? Karena
ibunya mengatakan Aku tidak rela dengan air susu yang di minum oleh
Alkomah , karena dia lebih mencintai istrinya daripada mencintai ibunya .
Bayangkan seberapa banyak kekayaan seorang anak yang yang di berikan kepada orang
tua tidak akan bisa menggantikan air susu yang sudah menjadi darah daging anda
. Dari sejak lahir kita di susui uleh ibu kita , nempel di tubuh ibu kita ,
melekat badan kita dengan dada ibu kita ,detak jantung kita menyatu dengan
detak jantung ibu kita .Betapa ibu menyayangi kita . Dia tidak kenal lelah .
Walaupun pada tengah malam dia tidak kenal mengantuk , yang terpenting anaknya
bisa di susui . Kemudian anaknya kenyang sampai anaknya tertidur dengan lelap .
itulah kebahagiaan seorang ibu . Air susu yang di minum anak menyerap seruluh
tubuh . Menaji darah daging kita . Betapa anehnya apabila seorang anak tidak
mau mengakui ibu kandungnya ,yang telah membelainya . mengalahkan segala
keperluan dirinya hanya untuk anaknya tercinta biar berhasil . Bahkan saya
pernah mendengar ada cerita , ketika anaknya kaya raya dia rumahnya sangat
besar , ibunya datang kerumahnya , edia juga tahu apa yang di katakan Rosul dia
tidak boleh durhaka kepada ibu nya . Karena istrinya dia bilang kita membuat
gubuk saja di belakang rumah kita , biar
ibu tetap terurus dan kita tidak terganggu , di depan rumah ada rumah yang
sangat mewah dan di belakang rumah di buat gubuk yang sangat jelek untuk ibunya
tinggal . Diberikanlah makanan sekedarnya , sisa sisa dari mereka , maka apa
yang terjadi dia mendapat azab dari Allah SWT. karena apa ? karena Allah murka yang telah menciptakan dia , yang
tidak berbakti kepada ibunya . Betapa hebat pengabdian seorang anak kepada
seorang ibu sampai mengalahkan perbuatan
jihad . Ada seorang sohabat bertanya kepada Rosulullah , Wahai rosullullah saya
ingin berjihad berperang denganmu ya rosulullah. Rosul mernjawab , Apakah kedua
orang tuamu masih ada ? Ada hanya seorang ibu . Rosul berkata “ pulanglah kamu
, berbaktilah kepada ibumu , surga ada di bawah telapak kaki ibumu “. Sementara
itu, ada juga seorang anak yang sudah
berhasil , sudah kaya raya , mempunyai rumah mewah dengan lantai dan atap yang
megkilap , dia tidak rela lantai rumahnya di injak oleh ibunya, padahal di
bawah kaki ibunya ada surga untuk anak , tapi dia lebih cinta kepada istrinya
dan dia rela membuang ibunya demi istrinya yang tercinta , artinya orang tadi menyia
nyiakan surga . Rosul bersabda :“ Sungguh celaka dia , sungguh celaka dia
,sungguh celaka dia “. Siapa wahai rosulullah? Rosul menjawab :” seorang yang
orang tuanya masih hidup tetapi dia masuk neraka .” kenapa rosullulla bersabda
demikian , karena orang tua adalah kuncinya surga , baik ibu maupun ayah kita .
walaupun ibu kita , walaupun ayah kita sudah pikun . Mungkin kadang kadang
ngomongnya mengawur . Dia sudah pikun . Mungkin kadang kadang ngomongnya
memalukan anaknya tetapi tetap dia adalah orang tua kita . Tanpa mereka kita
tidak akan hidup di alam dunia . Bahkan ada yang tega memasukkan orang tuanya
ke panti jompo. Mereka berfikir bahwa ibu dan ayah saya bila berada di panti
jompo pasti banyak teman temannya . Dia tenang di sana . Biarlah dia lebih
betah . Kata dia . Tapi kita sebagai orang tua ,kita sangat sayang dengan anak
anak kita dan justru kalau kita tinggal dengan mereka . Kita setiap saat bisa
melihat bagaimana cucu kita menjalani hidup , bagaimana anak dan mantu kita
datang dan pulang kerja , bagaimana mereka bercanda . Melihat itupun kita
sebagai orang tua pasti merasa bahagia yang luar biasa , yang mana kebahagiaan
tersebut tidak ternilai dengan uang . Jadi anda sebagai anak jangan lupa kepada
orang tua kita . Tanpa orang tua anda tidak akan hidup di alam dunia . Tanpa
doa orang tua anda tidak akan hidup
berhasil . begitu mulianya seorang ibu .Suatu saat seorang sohabat bertanya
kepada Nabi ; ‘ ‘ ya rosul saya ingin tahu perbuatan apa yang paling di cintai
Allah ? Rosul menjawab:” Sholat pada waktunya , berbakti kepada orang tuamu
,berjihad di jalan ALLAH . Coba anda bayangkan ‘ Berbakti kepada orang tua ‘ di
apit oleh perbuatan yang agung dan mulia . Sholat pada waktunya , jihad di
jalan Allah dan di tengahnya berbakti kepada orang tua . ini tandanya betapa
mulianya kalau kita suda berbakti kepada orang tua , setara dengan sholat pada
waktunya dan berjihad kepada Allah SWT . Saya menghimbau siapapun yang selama
ini tidak peduli kepada orang tua , yang tidak peduli dengan ibu , yang tidak
peduli dengan ayah . ayo masih ada kesempatan . Berbaktilah kepada mereka !
Anda sujud kepada mereka , mohon ampun kepada Allah tentang kesalahan masa lalu
. Perbaikimumpung masih ada waktu .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar