Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Alkhamdulillahi
nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an
fusina wamin sayi ati a’malina may yahdi
lahu fala mu di lallah wama yudil fala hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah
wahdahulasyarikalah Wa as hadu anna
muhammadan Abduhu wa rosuluh
Bebas dari rasa
gelisah dan rasa takut . Manusia itu mempunyai empat hidayah ,
11 )
Hidayah
yang pertama adalah hidayah insting ( hidayah ghorijah ), misalnya ketika bayi
lapar maka bayi tersebut akan menangis( itu adalah hidayah bawaan dari lahir ,
fitrah dari asalnya ) , Tentu tidak ada bayi yang menangis ,karena diajari ,
proses menangis adalah bawaan sejak lahir . Rasa takut itu adalah hidayah
ghorijah ( bawaan ) , Misal ibu sedang naik motor ketika itu ada angin yang
menghembus ke mata ibu tersebut , tentu ibu tersebut akan berkedip , itu adalah
hidayah ghorijah . Tidak ada orang yang berkedip harus menunggu perintah
terlebih dahulu ,karena berkedip itu bawaan dan spontan . Apabila manusia lapar maka manusia tersebut akan makan , apabila manusia
haus maka manusia tersebut akan langsung
minum , Apabila manusia melihat akan ada pohon yang mau tumbang maka manusia tersebut
akan mundur , Apabila ada api yang menyala manusia akan langsung berlari secara
spontan tanpa ada yang memerintahkan .
22 )
Hidayah
yang kedua adalah hidayah panca indra , Misal :a) kita sedang belajar tiba-tiba tercium bau
masakan yang sedap yang lewat di hidung
kita . Padahal hanya tercium lewat hidung tetapi langsung terbayang masakan
yang terhidang , Ini adalah hidayah
panca indra .
33 )
Hidayah
yang ketiga adalah hidayah akal ,Ketika kita sedang belajar tiba-tiba tercium,
bau sambal , dan tercium bau masakan yang sangat sedap , kemudian akal pun
berfikir tidak mungkin kita bisa makan sekarang , karena kita sedang belajar
. b) misal kita sedang melihat buah
lobi-lobi yang sangat merah warnanya , mata melihat buah lobi-lobi , karena
diri kita szudah hafal rasanya , meskipun buah lobi-lobi berwarna merah , maka
akan terbayang di fikiran kita bahwa rasanya sangat masam . padahal belum di
gigit tetapi air liur sudahpada keluar karena kita terbayanjgkan rasanya yang
sangat masam . Itulah contoh hidayah akal .
4)
Hidayah
yang ke empat adalah hidayah ilmu agama yaitu hidayah yang mengendalikan atau
yang mengvatur dari hidayah insting ,
hidayah panca indra , dan hidayah akal . Walaupun kita menginginkan sesuatu ,
dan panca indra sangat menginginkannya apabila kata Agama melarangnya maka kita
tidak boleh mendektinya . Innal halala
bayinun wainnal harooma bayinun ( yang halal sudah jelas dan yang haram sudah
jelas ) .
Manusia kadang merasa gelisah . Kenapa manusia bisa gelisah ? karena orang
tersebut jasuh dari agama . Orang yang dekat dengan agama , orang yang
berpegang kepada Alquran dan orang yang banyak zikir maka orang tertsebut akan
jauh dari yang namanya gelisah . Silahkan anda membaca Al Quran Surat Ar- Ra’d
Ayat 28 yang berbunyi : alladiina aa manuu wa tathma’innu quluubuhum
bidzikrillah , alaa bidzikrillaahi tathma’innul quluub , yang artinya : (Yaitu
) orang – orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dentgan mengingat
Allah . Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati mereka menjadi tentram .
Orang yang beriman akan jauh dari yang namanya gelisah . orang yang beriman akan
jauh dari rasa takut . Laatahzan innallaha ma’ana ( jangan takut Allah bersama
dengan kalian ) . Silahkan anda baca sejarah , ketika Rosulullah SAW bersama
dengan Abu Bakar akan berangkat hijrah dari kota Mekah ke kota Madinah , mereka
mampir di sebuah gua Tsur . Orang – orang yang mengepung rumah Rosul kecewa .
Ternyata rumah rosul kosong . Mereka menyebar untuk mencari Rosulullah ,
ternyata di antara mereka ada yang sampai di Gua tsur , Dari dalam gua Abu
Bakar melihat mereka . Kemudian Abu Bakar berkata kepada Rosul “ seandainya
mereka menengomk ke lobang ini , maka habis lah kita di bunuh oleh mereka “ .
Kemudian Rosul menjawab “ Laa tahzan
innallaha ma’na ( jangan takut Abu Bakar karena Allah sedang bersama kita ) .
Ini adalah tawakkal . Perintah hijrah datangnya mendadak memang Rosul ada rasa
takut tetapi Rosulullah yakin bahwa Allah akan memberikan perlindungan . Jadi
rasa takut irtu normal sudah dari bawaan lahir . tadi sudah di jelaskan tentang
hidayah gharijah ( hidayah insting ) tanpa di ajari tetapi sedah menjadi watak
manusia . misalnya : takut di gigit anjing kemudian lari , ketika ada kebakaran
dia cepat berlari , Ketika dia lapar maka dia akan makan , ketika manusia haus
dia akan minum , ketika manusia mengantuk maka dia akan tidur , itu sudah
bawaan dari lahir (tabiat ). Namun ada juga yang takut karena ibadah , misal :
kalau saya tidak sholat maka saya akan masuk neraka , kalau saya tidak puasa
maka akan masuk neraka , Jadi rasa takut itu ada dua macam , yaitu: 1)takut
karena tabiat atau di sebut hidayah
gharijah , seperti : takut di gigit ular dia akan lari , takut akan kebakaran
dia akan lari , ketika ada pohon yang mau tumbang maka dia akan lari ,
menghindar dari kecelakaan itu di sebut tabiat ( takut bawaan ) atau bisa di
sebut hidayah gharijah . 2) takut ibadah ,kita tahu sholat itu wajib artinya
kalau kita meninggalkan sholat kita akan takut Alah menjadi murka , ketika kita
tahu bahwa zakat itu wajib , artinya : ketika anda sudah mampu dan tidak
melakukan zakat maka anda akan takut harta kita akan habis karena anda tidak
melaksanakan perintah kepada Allah . Itu adalah takut karena ibadah .3) Ada yang takut yang tersembunyi
(takut syirik ) , contoh : ketika manusia membangun rumah , maka orang itu
memberikan sesaji , dia berfikir kalau dia berpindah rumah tetapi tidak di beri
sesaji maka akan sulit mencari makan . ketika menikahkan anak , dia memberikan
pohon pisang raja yang sudah kuning . Ada tanaman padi yang buahnya sudah
kuning . apabila saat ingin menikahkan anak tetapi tidak menemukan pohon pisang
ataupun tanaman padi , maka dia akan takut kalau ekonomi anak nya menjadi sulit
.Ini adalah yang di maksud dengan ketakutan tersembunyi (ketakutan syirik ) ,
ketakutan ini tidak berguna . Ketakutan seperti ini adalah SYIRIK dan orang
yang melakukannya di sebut MUSYRIK . Bukannya takut kepada Allah tetapi takut
kepada selain Allah . Janganlah takut kepada siapapun , kita harus yakin bahwa
Allah akan selalu bersama kita , selama kita mengerjakan perintah Allah dan
menjauhi segala yang di larang Allah , jangan takut dengan siapapun , tetapi
takut kita hanya kepada Allah .


Tidak ada komentar:
Posting Komentar