Sabtu, 18 Agustus 2018

ANTARA , ISTRI , IBU DAN MERTUA


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alkhamdulillahi nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an fusina  wamin sayi ati a’malina may yahdi lahu fala mu di lallah wama yudil fala hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah wahdahulasyarikalah  Wa as hadu anna muhammadan Abduhu wa rosuluh
Antara ibu , istri dan , mertua , siapakah yang harus kita urusi ? Jaman sekarang banyak orang yang salah kaprah . Jangan - jangan diri kita , jangan - jangan tetangga kita . jangan - jangan keluarga kita . Yang mana yang saya katakan salah kaprah ? Ada seorang istri yang marah kalau suami memberi uang kepada ibunya , Ada seorang istri yang sengaja memutus hubungan kekeluargaan  antara suami dengan ibunya. Ada seorang suami yang takut kepada istrinya daripada kepada ibunya . Ada seorang suami lebih mencintai istrinya daripada ibu kandungnya . Ada suami yang lebih sayang kepada mertua dari pada kepada ibu kandungnya . Apakah semua yang saya katakan benar dalam agama islam? Ternyata semua salah . Itu dilarang dalam agama islam . Bagaimana islam mengajarkan kita sebagai orang – orang yang beragama islam . Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban . Silahkan baca Al Quran Surat Al Luqman Ayat 14 , Wa washshoinal –insaana biwaalidaiih , hamalat-hu ummuhuu wahnan ‘alaa wahniw wa fishooluhuu fii’ alaa wahniw wa fishooluhuu fii’ aamaini anisykur lii wa liwaalidaiik , ilayyal-mashir , yang artinya : Dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik ) kepada kedua orang tuanya . Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah , dan menyapihnya dalam usia dua tahun . bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu . Hanya kepada Aku kembalimu . Silahkan anda bayangkan betapa mulianya seorang ibu , sampai Allah meletakkan ayat tentang berbakti kepada orang tua setelah kita bersyukur kepada Allah SWT. Kenapa setelah kita bersyukur kepada Allah kita harus bersyukur  kepada orang tua ? karena tanpa orang tua , kita tidak akan lahir di alam dunia . betul apa tidak ? betul , Sadarkah anda ? Ibu adalah yang mengandung diri kita , ibu adalah yang melahirkan kita , ibu adalah yang menyusui diri kita , ibu adalah yang menyeboki diri kita , ibu adalah yang menyuapi diri kita , ibu yang memberi diri kita makan , ibu yang mengajarkan bicara , ibu yang mengajarkan untuk tersenyum , ibu yang mengajarkan untuk melangkah  , ibu adalah yang mengantarkan ke sekolah , ibu adalah seorang yang rela berkorban atas segalanya demi diri kita . Jangan pernah anda menjadi seperti kacang lupa pada kulitnya . Tanpa ibu kita , diri kita bukanlah siapa siapa . Sampai Rosul bersabda : “ Seorang ibu adalah seorang pendidik yang pertama , seorang guru yang pertama bagi seorang anak .” Di sekolahkan, di kuliahkan dan menjadi sarjana , kemudian anda bekerja hingga mendapatkan uang , dinikahkan oleh orang tua , ini adalah perjuangan yang tidak terhingga , yang tidak ternilai oleh uang . Seberapapun anda mengganti dengan uang sampai kiamat pun tidak akan terbayar . Orang tua rela berkorban atas segalanya demi seorang anak . Rela tidak memaki gelang , rela tidak memakai cincin demi anak agar bisa sekolah . Apabila punya makanan orang tua akan rela tidak makan agar anak nya bisa makan dan kenyang . betapa besar pengorbanan orang tua kepada anaknya . pantas ada peribahasa yang mengatakan , kasih sayang ibu adalah sepanjang jalan dan kasih sayang anak adalah sepanjang galah . Walaupun anak sudah bekerja dan uangnya sudah banyak , orang tua tetap masih ingat kepada anak . Anak belum tentu ingat kepada orang tua , tetapi orang tua akan selalu ingat kepada seorang anak . itulah betapa cintanya seorang ibu kepada anak . Sekarang apa tugas anak ? apakah dia memilih ibunya ? Apakah dia memilih istrinya , yang setelah dewasa dan setelah dia bekerja ? Atau dia memilih mertuanya ? Tetap di dalam Al Quran, dalam perintah Rosul seorang anak harus berbakti kepada ibunya . Silahkan anda baca Al Quran Surat Al Isyra ayat 23 , Yang berbunyi : Wa qodoo robbuka allaa ta’budu illaa iyyahu wabil waalidaini ihsaanaa, immaa yablugunna ‘indakal kibara ahadu huma aubkilaa humaa fala takul lahuma uffiw wala tan har huma wakul lahuma ko ulan kariiman , yang artinya : Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu dan bapak mu dengan sebaik baiknya . jika salah seorang  dari keduanya atau sampai keduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu , maka janganlah kamu sekali kali kamu mengatakan kepada keuanya perkataan “ ah “ dan janganlah kamu membentak mereka dan katakanlah perkataan kepada mereka perkataan yang mulia .Betapa mulianya kedudukan orang tua di hadapan Allah , khususnya seorang ibu ,  Rosul juga pernah bersabda , Ridhollah fi ridhol walidain ,suhtullah fi suhtu walidain , artinya : Ridha Allah dai atas ri dha orang tua , dan murka Allah berada di atas murka orang tua . Jangan pernah menyebabkan orang tua meneteskan air mata , itu adalah kunci neraka untuk kita . Jadikan ibu anda dan bapak anda menjadi tersenyum . jadikan mereka senang dengan anda . Buatlah mereka ceria , itulah kunci daripada surga . Suatu ketika ada seorang bertanya kepada Rosul , Saya ini punya harta dan punya anak , bagaimana jika orang tua saya datang , kemudian Rosul menjawab : Dirimu dan hartamu semua adalah milik ayahmu . maksudnya apa hadis ini ? kalau orang tua meminta bantuan kepada kita , kita tidak boleh menolaknya .misal , Ketika orang tua kita menyuruh kita untuk  membetulkan genteng bocor , maka kita harus cepat melaksanakan . Apabila pompa rusak dan orang tua menyuruh membeli yang baru maka kita harus segera melaksanakannya . Ketika sepeda orang tua rusak maka kita harus segera membetulkannya atau membelikannya yang baru .  Masya Allah , kita sebagai anak , harus begitu .
Jaman sekarang banyak anak yang melihat orang tuanya menjadi tidak suka karena di pengaruhi oleh istrinya , Jangan kalian menjadi istri yang mempengaruhi suami anda untuk memutuskan tali silaturrahmi kepada ibu kandungnya  , Itu adalah kunci neraka jahannam , Apalagi anda menjadikan suami anda untuk sangat mencintai istrinya , Walaupun secantik apapun istrinya tetap ibunya yang utama untuk di hormati .Tanpa ibu kalian bukanlah siapa siapa . Bahkan jaman sekarang banyak  menantu yang benci sama mertua . Suatu saat Aisyah bertanya kepada Rosul :” Siapa yang paling berhak kepada seorang laki laki ? Rosul menjawab , itu orang tuanya  , Aisyah : Siapa yang berhak kepada seorang suami ketika sudah menikah ? Rosul menjawab :” ibunya, Aisyah bertanya:” siapa yang berhak kepada istri , rosul menjawab : orang tuanya , Aisyah bertanya : siapa yang berhak kepada istri setelah menikah ? Rosul menjawab : itu adalah suaminya  .  Artinya : anda sebagai suami harus mengerti ilmu agama . Walaupun sudah menikah ,kita harus berbakti kepada orang tua kita . Rosul bersabda ,” sungguh celaka dia , sungguh celaka dia , sungguh celaka dia , seseorang yang orang tuanya masih hidup ,tetapi dia tidak bisa masuk kedalam surganya Allah , “ mengapa ? karena tidak berbakti kepada orang tua . Bersyukurlah anda ketika orang tua anda masih hidup . berbaktilah anda kepada orangtua anda . jangan pernah menyebabkan orangtua anda meneteskan air matanya . itu adalah kunci surganya Allah , Insya Allah kita semua bisa masuk kedalam surganya Allah , karena kita sudah berbakti kepada orang tua kita , khususnya ibu kita. Insya  Allah , aamiin .  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar