Assalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh
Alkhamdulillahi
nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an
fusina wamin sayi ati a’malina may yahdi
lahu fala mu di lallah wama yudil fala hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah
wahdahulasyarikalah Wa as hadu anna
muhammadan Abduhu wa rosuluh
Antara ibu ,
istri dan , mertua , siapakah yang harus kita urusi ? Jaman sekarang banyak
orang yang salah kaprah . Jangan - jangan diri kita , jangan - jangan tetangga
kita . jangan - jangan keluarga kita . Yang mana yang saya katakan salah kaprah
? Ada seorang istri yang marah kalau suami memberi uang kepada ibunya , Ada
seorang istri yang sengaja memutus hubungan kekeluargaan antara suami dengan ibunya. Ada seorang suami
yang takut kepada istrinya daripada kepada ibunya . Ada seorang suami lebih
mencintai istrinya daripada ibu kandungnya . Ada suami yang lebih sayang kepada
mertua dari pada kepada ibu kandungnya . Apakah semua yang saya katakan benar
dalam agama islam? Ternyata semua salah . Itu dilarang dalam agama islam .
Bagaimana islam mengajarkan kita sebagai orang – orang yang beragama islam .
Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban . Silahkan baca Al Quran Surat Al
Luqman Ayat 14 , Wa washshoinal –insaana biwaalidaiih , hamalat-hu ummuhuu
wahnan ‘alaa wahniw wa fishooluhuu fii’ alaa wahniw wa fishooluhuu fii’ aamaini
anisykur lii wa liwaalidaiik , ilayyal-mashir , yang artinya : Dan kami
perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik ) kepada kedua orang tuanya .
Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah – tambah , dan
menyapihnya dalam usia dua tahun . bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua
orang tuamu . Hanya kepada Aku kembalimu . Silahkan anda bayangkan betapa
mulianya seorang ibu , sampai Allah meletakkan ayat tentang berbakti kepada
orang tua setelah kita bersyukur kepada Allah SWT. Kenapa setelah kita
bersyukur kepada Allah kita harus bersyukur
kepada orang tua ? karena tanpa orang tua , kita tidak akan lahir di
alam dunia . betul apa tidak ? betul , Sadarkah anda ? Ibu adalah yang
mengandung diri kita , ibu adalah yang melahirkan kita , ibu adalah yang
menyusui diri kita , ibu adalah yang menyeboki diri kita , ibu adalah yang
menyuapi diri kita , ibu yang memberi diri kita makan , ibu yang mengajarkan
bicara , ibu yang mengajarkan untuk tersenyum , ibu yang mengajarkan untuk
melangkah , ibu adalah yang mengantarkan
ke sekolah , ibu adalah seorang yang rela berkorban atas segalanya demi diri
kita . Jangan pernah anda menjadi seperti kacang lupa pada kulitnya . Tanpa ibu
kita , diri kita bukanlah siapa siapa . Sampai Rosul bersabda : “ Seorang ibu
adalah seorang pendidik yang pertama , seorang guru yang pertama bagi seorang
anak .” Di sekolahkan, di kuliahkan dan menjadi sarjana , kemudian anda bekerja
hingga mendapatkan uang , dinikahkan oleh orang tua , ini adalah perjuangan
yang tidak terhingga , yang tidak ternilai oleh uang . Seberapapun anda mengganti
dengan uang sampai kiamat pun tidak akan terbayar . Orang tua rela berkorban
atas segalanya demi seorang anak . Rela tidak memaki gelang , rela tidak
memakai cincin demi anak agar bisa sekolah . Apabila punya makanan orang tua
akan rela tidak makan agar anak nya bisa makan dan kenyang . betapa besar
pengorbanan orang tua kepada anaknya . pantas ada peribahasa yang mengatakan ,
kasih sayang ibu adalah sepanjang jalan dan kasih sayang anak adalah sepanjang
galah . Walaupun anak sudah bekerja dan uangnya sudah banyak , orang tua tetap
masih ingat kepada anak . Anak belum tentu ingat kepada orang tua , tetapi
orang tua akan selalu ingat kepada seorang anak . itulah betapa cintanya
seorang ibu kepada anak . Sekarang apa tugas anak ? apakah dia memilih ibunya ?
Apakah dia memilih istrinya , yang setelah dewasa dan setelah dia bekerja ?
Atau dia memilih mertuanya ? Tetap di dalam Al Quran, dalam perintah Rosul
seorang anak harus berbakti kepada ibunya . Silahkan anda baca Al Quran Surat
Al Isyra ayat 23 , Yang berbunyi : Wa qodoo robbuka allaa ta’budu illaa iyyahu
wabil waalidaini ihsaanaa, immaa yablugunna ‘indakal kibara ahadu huma aubkilaa
humaa fala takul lahuma uffiw wala tan har huma wakul lahuma ko ulan kariiman ,
yang artinya : Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah
selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu dan bapak mu dengan sebaik
baiknya . jika salah seorang dari
keduanya atau sampai keduanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu , maka
janganlah kamu sekali kali kamu mengatakan kepada keuanya perkataan “ ah “ dan
janganlah kamu membentak mereka dan katakanlah perkataan kepada mereka
perkataan yang mulia .Betapa mulianya kedudukan orang tua di hadapan Allah ,
khususnya seorang ibu , Rosul juga
pernah bersabda , Ridhollah fi ridhol walidain ,suhtullah fi suhtu walidain ,
artinya : Ridha Allah dai atas ri dha orang tua , dan murka Allah berada di
atas murka orang tua . Jangan pernah menyebabkan orang tua meneteskan air mata
, itu adalah kunci neraka untuk kita . Jadikan ibu anda dan bapak anda menjadi
tersenyum . jadikan mereka senang dengan anda . Buatlah mereka ceria , itulah
kunci daripada surga . Suatu ketika ada seorang bertanya kepada Rosul , Saya
ini punya harta dan punya anak , bagaimana jika orang tua saya datang ,
kemudian Rosul menjawab : Dirimu dan hartamu semua adalah milik ayahmu .
maksudnya apa hadis ini ? kalau orang tua meminta bantuan kepada kita , kita
tidak boleh menolaknya .misal , Ketika orang tua kita menyuruh kita untuk membetulkan genteng bocor , maka kita harus
cepat melaksanakan . Apabila pompa rusak dan orang tua menyuruh membeli yang
baru maka kita harus segera melaksanakannya . Ketika sepeda orang tua rusak
maka kita harus segera membetulkannya atau membelikannya yang baru . Masya Allah , kita sebagai anak , harus
begitu .
Jaman sekarang
banyak anak yang melihat orang tuanya menjadi tidak suka karena di pengaruhi
oleh istrinya , Jangan kalian menjadi istri yang mempengaruhi suami anda untuk
memutuskan tali silaturrahmi kepada ibu kandungnya , Itu adalah kunci neraka jahannam , Apalagi
anda menjadikan suami anda untuk sangat mencintai istrinya , Walaupun secantik
apapun istrinya tetap ibunya yang utama untuk di hormati .Tanpa ibu kalian
bukanlah siapa siapa . Bahkan jaman sekarang banyak menantu yang benci sama mertua . Suatu saat
Aisyah bertanya kepada Rosul :” Siapa yang paling berhak kepada seorang laki
laki ? Rosul menjawab , itu orang tuanya
, Aisyah : Siapa yang berhak kepada seorang suami ketika sudah menikah ?
Rosul menjawab :” ibunya, Aisyah bertanya:” siapa yang berhak kepada istri ,
rosul menjawab : orang tuanya , Aisyah bertanya : siapa yang berhak kepada
istri setelah menikah ? Rosul menjawab : itu adalah suaminya .
Artinya : anda sebagai suami harus mengerti ilmu agama . Walaupun sudah
menikah ,kita harus berbakti kepada orang tua kita . Rosul bersabda ,” sungguh
celaka dia , sungguh celaka dia , sungguh celaka dia , seseorang yang orang
tuanya masih hidup ,tetapi dia tidak bisa masuk kedalam surganya Allah , “
mengapa ? karena tidak berbakti kepada orang tua . Bersyukurlah anda ketika
orang tua anda masih hidup . berbaktilah anda kepada orangtua anda . jangan
pernah menyebabkan orangtua anda meneteskan air matanya . itu adalah kunci
surganya Allah , Insya Allah kita semua bisa masuk kedalam surganya Allah ,
karena kita sudah berbakti kepada orang tua kita , khususnya ibu kita. Insya Allah , aamiin .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar