Sabtu, 18 Agustus 2018

BATAS MARAH SUAMI DAN ISTRI


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alkhamdulillahi nahmaduhu wanas ta’i nuhu wa astagfiruh wana udzu billahi min suru ri an fusina  wamin sayi ati a’malina may yahdi lahu fala mu di lallah wama yudil fala hadiya lallah Ashadu ‘alla ila hailallah wahdahulasyarikalah  Wa as hadu anna muhammadan Abduhu wa rosuluh
Batas marah suami dan istri , Siapa yang suami dan istrinya pernah marah? Siapa yang suka marah ? Siapa yang sering marah ? Siapa yang marah terus ? Tentu beda antara pernah marah , suka marah , sering marah dan marah terus . Mana yang jelek ? Marah terus . Yang mana orant nya ?itu , hahaha. Suami dan istri apabila marah itu wajar . Allah telah menciptakan malaikat tanpa mepunyai nafsu tetapi hanya mempunyai akal . Allah telah menciptakan binatang dengan mempunyai nafsu tetapi tidak mempunyai akal . Dan Allah menciptakan manusia dengan memiliki akal dan memiliki nafsu. Wajar apabila manusia terkadang bisa marah . Manusia terkadang bisa bertengkar itu wajar . Peribahasa mengatakan “ tidak ada gading yang tak retak “. Yang tidak wajar itu yang bagaimana ?Yaitu yang berlebihan . Apa sebenarnya yang memicu daripada kemarahan ? Bisa jadi gara gara uang . Gara – gara uang bisa bertengkar . Banyak masalah – masalah kecil , yang sebenarnya kalau di fikirkan dengan menggunakan akal sehat sungguh tidak layak untuk di pertengkarkan . Apabila kita mau menggunakan otak . Tapi Setan itu tidak akan berhenti untuk menggoda manusia . Kenapa ?  Wa maaa ubarri’u nafsii , innan-nafsa la’ammarotum bis-suu’i illaa maarohima robbii , inna robbii ghofuurur rohiim (  Al Quran Surat Yusauf ayat 53 ) Yang artinya , “Dan aku tidak menyatakan diriku bebas ( dari kesalahan ) , karena sesungguhnya nafsu itu selalau mendorong kepada kejahatan , kecuali ( nafsu ) yang di beri rahmat oleh Tuhanku . Sesungguhnya Tuhanku  maha pengampun , maha penyayang . “ Jadi nafsu jahat itu di dorong oleh saitan maka dari itu kita harus mengendalikan nafsu dengan akal sehat . Masalah apapun kadang – kadang bisa menjadi masalah yang sangat besar . Kalau suatu saat pasangan suami dan istri berantem maka itu wajar . Maka dari itu kita mempunyai otak , Kita harus menggunakan otak untuk mengendalikan nafsu yang jahat . Bagaimana caranya ?
1)kita harus sabar , Orang yang bisa bersabar dengan masalah adalah  orang tersebut yakin dan menyadari bahwa semua orang pasti mempunyai masalah . Inna llaha ma’asshobirin , yang artinya : sesungguhnya Allah bersama orang – orang yang sabar . Mau apa tidak anda bersama Allah di mana – mana ? jika mau , maka jadilah orang yang sabar . Sabar itu bicaranya mudah , tetapi prakteknya sangat sulit . Sabar itu tidak boleh habis . Tapi tidak , sekarang banyak orang yang memngatakan , “ Ini Awalnya saya sabar mengahadapi suami seperti itu , tetapi lama – lama s aya menjadi tidak sabar . Itu salah . Silahkan anda bacaAl Quran surat ali imran ayat 200  , Yaaa ayyuhalladina aamanushbiruwa shoo biruu wa roobithuu , yang artinya : wahai – orang yang beriman bersabarlah kamu dan kuatklanlah kesabaraanmu dan tetaplah bersiap siaga 9 di perbatasan negerimu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung . Sabar sabar dan sabar tidak boleh habis .
2) harus bisa berbuat adil kepada pasangan kita. Tapi kebanyakan dari kita kalau lagi bertengkar dengan  pasangan , maka biasanya  kita hanya akan melihat kejelekan pasangan kita saja . Janganlah begitu . Janganlah hanya melihat kejelekannya saja , tetapi lihat juga kebaikannya .
 Contoh :  
Ada sepasang suami istri sedang bertaengkar .  Kemudian suami tersebut mengajak istrinya untuk mengadukan masalahnya kepada Kholifah Umar . kemudian jalan lah sepasang suami istri tadi ke rumahUmar  . Sesampai di depan runah Umar . Ternyata terdengar Umar sedang di marahi oleh istrinya . Suami tadi memanggil Umar tetapi Umar tidak menjawabnya . Kemudian pasangan suami istri tadi pulang . ternyata Keluarga Umar sama seperti keluarga pasangan tadi , sama sedang bertengkar .  Besok laki laki tadi menghadap kepada Umar , dan dia bercerita , Wahai umar , sebenarnya saya punya masalah , dan ingin mengadukannya kepadamu . Umar menjawab “ silahkan . Laki – laki tadi berkata “ tadi malam saya sudah ke rumah mu . Saya sedang bertengkar dengan istri saya , saya datang ke tempat anda . Kemudian Umar berkata “ kenapa anda tidak masuk ? Lelaki tadi berkata “ saya sudah berada di depan rumah anda tapi saya mendengar istri anda sedang memarahi anda . tapi mengapa anda tidak menjawabnya , Apa yang dikatakan oleh Umar Bin Kathab “ Tidak mungkin saya melawan istri saya , Dialah yang memberikan kebahagiaan kepada saya , Karena dia ada ketentraman di dalam keluarga , dia memasakkan masakan untuk saya dan untuk anak saya , Dia yang mengandung anak saya , Dia yang telah melahirkan anak saya , adaia yang telah menyusukan anak saya , Dia yang memasak untuk saya , Dia yang memasak untuk anak saya , Dia yang membereskan rumah saya , Dia yang membereskan anak – anak saya , Dia yang telah mendidik anak – anak saya , Tidak mungkin saya melawan dia . Begitu , harus adil . Jangan nafsu yang di pakai tetapi pakailah akal , Kalau ada masalah jangan menjalar kemana mana  . Tidak boleh hanya gara- gara masalah kecil semua kekurangan pasangan di bicarakan .Seharusnya di batasi oleh diri kita , kalau masalahnya hanya satu yang di bahas ya satu saja , jangan menjalar ke masalah yang lain . Harus berlaku adil . Jangan melihat semuanya dengan pandangan jelek . Itu salah , tapi lihatlah jug kebaikan pasangan kita .
3)Jadilah seorang yang pemaaf , Bukankah Allah telah berfirman “ Wal kalli minal ghoid Wal afiina ninnas wa llahil muh sinin  , Orang yang takwa adalah dia yang bisa mengendalikan hawa nafsu , memaafkan kesalahan orang lain , lalu berbuat baik kepada orang yang telah kita maafkan . Kenapa tidak? Kalau kita sudah memaafkan kesalahan orang lain , insya Allah , begitu juga jika kita melakukan kesalahan maka orang lain juga akan memaafkan kesalahan kita . Begitu . Kita bukanlah manusia yang sempurna , Diri manusia banyak kekurangan . Maka kalau diri kita sedang bertengkar dengan pasangan kita , kita harus segera minta maaf , jangan berlama lama saat bertengkar . Rosul bersabda “ Tidak halal apabila ada orang yang marah sampai tiga hari . tiga hari saja terlalu lama . Silahkan anda bayangkan , Teman satu rumah yang sudah terbiasa tidur bersama , makan bersama , mandi bersama , menonton tv bersama ,  kalau tidak saling menyapa . Apakah nyaman atau tidak ? tentu tidak nyaman . Harus saling memaafkan .
 Silahkan baca Al Quran Surat Almaidah ayat 8 , Yaaa ayyuhalladiina aamanuu kuunuu qowwamiina lillahi syuhadaa ‘ abil-qisthi wa laa yajrimannakum syana’aanu qoumin ‘alaaa allaa ta’diluu , i’diluu , huwa aqrobu lit-taqwa wattaqullah , innallaha khobiirum bima ta’maluun , Artinya “ Wahai orang – orang yang beriman ! Jadilah kamu sebagai penegak keadilan karena Allah (ketika) menjadi saksi dengan adil . Dan janganlah kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk tidak berlaku adil . Berlaku adillah . Karena (adil) itu lebih dekat kepada takwa . Dan bertakwalah kepada Allah , Sungguh Allah maha mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan . “Tegakkan keadilan karena Allah , jangan curang , Jangan hanya melihat kekurangan pasangan ,tetapi juga lihat kebaikannya . Maka Rosul bersabda “ Nanti  di Yaumul akhir banyak perempuan yang masuk neraka . Kenapa ? karena mereka kufur . Sahabat bertanya “ Apakah karena kufur kepada Allah ? Rosul menjawab “ tidak , tapi mereka kufur kepada suami mereka . Suami mereka sudah berlaku adil , sudah berbuat baik , tetapi istrinya selalu mengatakan kurang .  Maka dari itu kita harus bersyukur dengan nikmnat Allah , Insya Allah, Allah akan memberikan keberkahan untuk kita semua . Kalau pasangan kita marah ada solusinya . Jika yang marah suami maka istri harus diam , tetapi apabila istri yang marah maka suami harus diam . marah itu wajar tetapi jangan berlebihan .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar